Fakta dan Pesan dari Novel 99 Cahaya di Langit Eropa

99 Cahaya di Langit Eropa?, hmmm, Novel yang sudah diangkat ke layar lebar ini memang layak diacungi dua jempol. Banyak fakta baru, atau pesan yang bisa didapat dari novel ini. bukan hanya sekedar novel dengan alur yang indah, tetapi juga novel yang membawa pesan dan pengetahuan baru untuk kita. berikut beberapa fakta dan pesan di Novel 99 Cahaya di Langit Eropa :)
1. Cappucino
Cappuccino biasanya didefinisikan sebagai 1/3 espresso, 1/3 susu yang dipanaskan dan 1/3 susu yang dikocok hingga berbusa. .   Cappucino, kopi yang selama ini kita kenal berasal dari Italia. Tetapi sebenarnya biji kopi itu berasal dari biji-biji kopi Turki yang tertinggal di medan perang di Kahlenberg. cappuccino berawal dari biji biji kopi tentara Turki yang tertinggal setelah peperangan yang di pimpin oleh Kara Mustapha Pasha di Wina, Austria melawan tentara gabungan Polandia-Germania.


2. Roti Croissant
Roti Croissant selama ini dikenal sebagai roti yang berasal dari Prancis. Tapi sebenarnya, Roti ini berasal dari Austria. Roti ini dibuat dengan bentuk menyerupai bulan sabit, menyamai simbol dalam bendera negara Turki. Roti Croissant dibuat untuk merayakan kekalahan Kerajaan Ottoman di Wina. Roti berbentuk bulan sabit, menyiratkan seolah-olah simbol bulan sabit Turki dapat dimakan.

Roti yang berasal dari Wina ini kemudian terkenal di Prancis berkat putri Marrie Antoinette yang menikah dengan pangeran Prancis. Putri Antoinette kemudian mengenalkan Roti ini dalam jamuan-jamuan besar.

nb. : Putri Marrie Antoinette dikenal sebagai wanita hedonisme, yang sangat menyukai harta dan kemewahan. Dia menjadi salah satu korban revolusi perancis, yang dihukum pancung. 

3. All You Can Eat, Pay As You Wish

Itulah slogan sebuah rumah makan bernama "Der Wiener Deewan". Rumah makan ini menggunakan konsep ikhlas, konsep take and give. Pengunjung bisa mengambil makan sepuasnya di sini, dan merekapun boleh membayar seikhlasnya. Semua makanan yang tersedia adalah makanan dengan kualitas terbaik dan dengan label "halal food". Berdiri sejak tahun 2003, sepuluh tahun bukanlah waktu yang singkat untuk sebuah rumah makan kejujuran seperti ini. rumah makan ini membuktikan bahwa ajaran islam memberi, berzakat, berderma, tidak akan menguras harta. TetaPi justru memperbanyak harta. (halaman 59).


4. Bunda Maria dan Lafadz Tauhid

Percaya atau tidak, pinggiran hijab Bunda Maria itu bertahtakan kalimat Laa Ilaaha Illallah (halaman 164). Ceritanya panjang. Dahulu ketika peradaban arab dianggap paling maju, barang-barang produksinya selalu laris dipasaran. Mulai dari kain, hingga perabotan. Tren saat itu mereka selalu menyertakan kufic, atau seni kaligrafi arab kuno, yang tidak dapat terbaca oleh pengetahuan huruf arab biasa. Kufic yang hampir selalu ada di setiap komoditas arab saat itu adalah kalimat Laa Ilaaha Illallah. Saking populernya kalimat ini dalam setiap komoditas arab yang membanjiri eropa, maka tidak heran pelukis eropa pun mencontoh inkripsi arab ini di setiap karyanya. Mereka tidak mengerti arti kufic tersebut, maka dari itu secara tidak sengaja kufic tersebut mereka contoh dalam karyanya. Kufic yang ada di benda-benda seni eropa dinamakan Pseudo Kufic, yaitu kufic yang di buat oleh orang yang hanya mencontoh kufic tanpa mengerti makna kalimatnya. Sehingga Pseudo Kufic ini lebih sulit dibaca.

5. Inspirasi Lagu Alla Turca Milik Mozart

Pernah dengar lagu terkenal ini? Dulu sekali kita mendengar lagu ini dari sebuah iklan pasta gigi. Paling tidak kita pasti pernah mendengarnya meskipun tidak tahu judul lagunya.
Ternyata pembuatan lagu ini terinspirasi dari kedisiplinan para militer Janissari Turki jaman dulu.

6. Tulip

Bus Pariwisata di Turki dihiasi gambar-gambar bunga tulip. Di dalam istana pun, ruangan Harem dihiasi gambar-gambar tulip. Tulip memang menjadi simbol pariwisata di Turki. Mengapa Turki memakai bunga kebanggaan Belanda? Sayang sekali ternyata Turki hanya kalah cepat dari dibandingkan Belanda. Bunga tulip sebenarnya berasal dari Anatolia, Turki dan sebagian Asia Tengah. Tulip semakin populer ketika Ottoman melancarkan invasi ke negara-negara Eropa. Dari semua negara yang didatangi Turki, hanya Belanda yang tertarik mengembangkan bunga tulip. Dengan kemajuan teknologi, tulip dikembangkan menjadi beraneka jenis dan warna. Bahkan saat ini festival tulip tahunan selalu diadakan di Belanda. (Halaman 350)

7. Dari Berjemur, Lalu Masuk Islam.
Vienna Islamic Center, masjid terbesar di Austria berada di kota Wina, di pinggir sungai Danube. Saat musim panas, banyak warga Austria yang menghabiskan waktu musim panasnya dengan berjemur - mengenakan busana yang sangat minim. Pemandangan yang sangat kontras untuk sebuah lingkungan masjid. tetapi justru dengan ini masjid ini mendapatkan baerkah. Banyak orang yang tadinya berjemur di pinggir sungai akhirnya penasaran, dengan suara adzan yang mereka dengar, dan akhirnya masuk islam.

8. Malaikat Mikail dan Intepretasinya
Islam mengenal Malaikat Mikail sebagai sosok pembagi rizki. Tetapi, umat kristen dan yahudi ternyata memiliki intepretasi yang berbeda. Dalam tradisi kristen, dia dikenal sebagai malaikat perang, atau lebih tepatnya malaikat pelindung. Sementara Yahudi, Mikail berarti "dia yang menyerupai tuhan. Dalam kristen dan yahudi, nama mikail disebut dengan saint Michel. (halaman 133).

9. Napoleon Bonaparte adalah Seorang Muslim

Sekembalinya Napoleon dari ekspedisinya menaklukan Mesir, surat kabar saat itu memberitakan bahwa Napoleon menjadi sangat religius dan mengagumi ayat Al-Quran dan Nabi Muhammad. Sebagian orang menganggap itu hanya strategi Napoleon dalam merengkuh hati rakyat mesir yang sudah ditaklukkannya (halaman 181). Sekembalinya dari Mesir, Napoleon terinspirasi dari pertemuannya dengan seorang Imam di Mesir yang mengundangnya pada sebuah acara Islam dan akhirnya menelurkan "Napoleonoc Code". Sebuah undang-undang tidak resmi yang disusun secara cepat oleh empat orang ahli hukum. isi dari Napoleonic Code ini dinilai pasal-pasalnya senapas dengan syariah Islam (halaman 181). Bagaimanapun Napoleon adalah tokoh besar di Prancis. Dia dianggap sebagai pahlawan besar. jika fakta mengatakan dia adalah muslim, pasti akan mengurangi nilai kebesarannya. Entah untuk kepentingan nasional atau kepentingan apapun yang lebih besar, fakta ini tidak akan diungkap secara gamblang, atau malah ditutup rapat-rapat. Hanya satu yang diamini oleh semua orang, bahwa tangan kanan Napoleon, Jendral kepercayaan Napoleon Francois Menou, bersyahadat setelah kembali dari Mesir. Berarti tidak dapat dibantah bahwa setidaknya Napoleon tidak jauh dari Islam.

10. Axe Historique, Jalan Kemenangan Menghadap Kiblat

Jalan kemenangan ini sengaja dibangun untuk merayakan kemenangan pahlawan besar Prancis,Napoleon Bonaparte Sang Penakluk Eropa. Axe Historique ini adalah garis imaginer yang membelah kota Prancis. Banyak bangunan penting terdapat di garis ini. Mulai dari museum Louvre, gerbang Arc du Triomphe du Carrousel, monumen Obelisk, Champ Elysees, Arc du Triomphe de l'Etoile, hingga L Defens. Jalan ini memang lurus, sekilas orang tidak tahu kemanakah jalan ini menghadap, apakah ke timur atau ke barat. Tatapi faktanya bangunan Arc du Triomphe dibangun setinggi 20 meter, diatasnya terdapat patung kereta kuda Yunani Kuno yang ditarik empat ekor kuda dan diapit dua perempuan bersayap bersepuh emas, semuanya menghadap ke arah timur, arah kiblat di eropa. Dan jika Axe Historique ini ditarik garis lurus ke arah timur, jalan ini memang menuju Mekkah, kiblat umat Islam.

Arc du Triomphe


Selain Fakta-fakata di atas, Novel 99 Cahaya juga sarat dengan pesan-pesan kehidupan.

1. Perang Hanya Meninggalkan Kesakitan.
 
Lukisan Kara Mustafa Pasha
Kerajaan Ottoman atau kekhalifahan Turki adalah kerajaan Islam yang terkuat sepanjang sejarah. Wilayah kekuasaannya mencapai daerah Asia, Eropa, dan Afrika. Ottoman terus melakukan ekspansi hingga ke negara Austria. rupanya Austria adalah daerah terakhir yang berhasil dikuasai. Pasukan Ottoman berhasil mengepung penduduk Wina di tengah kota. Tatapi, dengan kondisi geografis kota Wina yang seperti mangkok, dikelilingi oleh perbukitan, Pasukan Ottoman juga dikepung pasukan gabungan Polandia dan Jerman. Ottoman pun mengalami kekalahan. Kara Mustafa Pasha adalah panglima yang memimpin pasukan Ottoman saat itu. Dia panglima Islam yang kuat, tetapi harus pulang ke kerajaan dengan membawa kekalahan. Dia dianggap gagal dan akhirnya di hukum mati. Lukisan Kara Mustafa Pasha di pamerkan di Museum Kota Wina. Dia dilukis dengan model seperti orang yang lemah, dan di lukisan itu tertulis bahwa Kara Mustafa Pasha adalah pembunuh. Suatu hari di Museum itu berlangsung kunjungan anak SD. Guru murid itu yang sekaligus menjadi tour guide mengatakan "dia adalah  seorang pembunuh".

Perang hanya menyisakan kebencian. Pasha dihukum oleh sultannya sendiri, dan dikenang sebagai pembunuh oleh musuh-musuhnya. Berbeda dengan Cordoba yang menjadi besar karena masyarakatnya merayakannya dengan semangat melahirkan penemuan-penemuan bidang teknologi, hukum-hukum bermasyarakat, hingga kesenian musik dan puisi (halaman 283).
Sedangkan kekhalifahan Turki, kerajaan Ottoman, tidak jauh berbeda dengan cara Romawi, yaitu melakukan perang dan senjata, yang akhirnya hanya meninggalkan kebencian dan kesakitan.

2. Misi.
Misi kita adalah menjadi agen Islam yang baik, damai, teduh, indah, yang membawa keberkahan di komunitas nonmuslim. (halaman 47)

3. Jangan Pelit.
"Jika kau puas dengan pelayan restoran, berilah tip kepada pelayan seharga kepuasanmu", pesan dari Amien Rais, ayah penulis. (halaman 60).

4. Syiar Muslim
Syiar Muslim di Eropa : 1) Tebarkan Senyum Indahmu, 2) Kuasai Bahasa Jerman dan Inggris, 3) Selalu jujur dalam berdagang. -Fatma dkk- (halaman 90)

5. Rasa Ilmu
Ilmu pengetahuan itu pahit pada awalnya, tetapi manis melebihi madu pada akhirnya. -Dari kufic arab yang tertera di salah satu koleksi di museum Louvre- (halaman 155).

6. Islam dan Ilmu Pengetahuan
Dunia islam tidak mengenal benturan antara sains dan agama.
Sebaliknya, Islam mengajarkan bahwa keduanya harus jalan bersamaan. Le grande Mosquee atau Masjid Besar Paris, di sekitarnya juga dibangun sekolah dan lembaga teologi islam. Dahulu masjid dikenal sebagai tempat menyebarkan ilmu pengetahuan, bukan semata-mata tempat beribadah. (halaman 191). Universitas tertua Al Azhar di kairo pun berdiri berawal dari sebuah kegiatan di masjid. Masjid seharusnya memfasilitasi manusia untuk saling bertukar pikiran, ide, dan perspektif, kemudian menjadi rahim lahirnya sekolah atau madrasah. (halaman 191).

7. Menyelamatkan Nyawa Manusia, Tidak Peduli Apapun Agamanya
Le Grande Mosquee atau Masjid Besar Paris pernah menyelamatkan ratusan orang Yahudi. Ketika Paris jatuh ke tangan Hitler, para Yahudi di Paris mulai ditangkapi. Salah satu imam masjid kemudian mengambil resiko menyembunyikan ratusan Yahudi di dalam Masjid, lalu membuatkan identitas palsu agar lolos dari tentara Nazi.

8. Antara Menerima Kebenaran dan Realita Hidup
Seorang imigran muslim yang bekerja di sebuah restoran daging babi. Daging-daging babi dijual terbuka di spanyol. Dipajang bergelantunga. Pekerjaan imigran muslim itu setiap harinya memotong daging babi, menguliti, lalu menatanya di atas lapak-lapak sambil melayani pembeli yang datang. Dia tahu daging babi itu haram, tetapi hanya inilah satu-satunya jenis pekerjaan yang mau menerimanya. "Kau tidak akan bisa melarang orang tidak boleh ini tidak boleh begitu, atau ini haram dan itu halal, jika perut orang yang kauceramahi itu keroncongan". (halaman 250) Kadang seseorang terjebak di dunia yang terlarang karena terpaksa. Ceramah, petuah atau nasihat tidak akan menyelesaikan masalah.

9. Akal dari Ilmu Pengetahuan
Hanya ada satu hal yang membuat manusia menjadi lebih istimewa dibandingkan makhluk lain. Adalah semangat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, yang lebih sejahtera, dan itulah akal dari ilmu pengetahuan. (halaman 276).

10. Manusia Terlahir untuk Berpikir.
Selama hampir 1000 tahun, dogma gereja menjadi pengekang utama intelektualitas manusia, melahirkan kemunduran yang luar biasa bagi perkembangan pengetahuan. Eropa menjadi sangat religius saat itu, religius yang membabi buta hingga tidak berani melakukan apa-apa. Jika kemampuan berpikir manusia dikekang, diberangus maka akan berubah menjadi bom waktu. Akhirnya, bo waktu ini meledak. Sains dipuja-puja karena era agama terlalu lama. Sementara manusia eropa akhirnya beralih agama, dari kristen dan katolik menjadi ateisme dan sekulerisme. Bom waktu yang menyebabkan agama tidak lagi dipercaya. alih-alih dianggap biang keporak-porandaan. (halaman 277, 278, 281)

11. Nafsu Manusia
Perang salib dilakukan atas nama agama. Begitulah yang kita dengar selama ini. Tetapi menurut salah satu tokoh dalam novel ini, Sergio mengatakan agama hanyalah sebuah kedok. Nafsu lah yang sebenarnya mengendalikan manusia. Nafsu manusia akan kekuasaan, nafsu yang selalu ingin berbeda. Perang salib memang terjadi antara Islam dan Kristen, tetapi kalau ditelusuri masalahnya karena menginginkan mendapatkan daerah kekuasaan yang lebih maju, dan lebih mendatangkan uang. (halaman 285)

12. Bahaya kebodohan
Paus Urban mengobarkan semangat perang salib kepada jemaatnya. Menurut Sergio itu hanyalah kepentingan politik, karena kekuasaan paus semakin lama semakin terdesak, maka Paus Mencari cara agar kekuasaannya bangkit kembali. Dengan memberikan iming-iming tiket surga bagi mereka yang melakukan peperangan. Paus yakin iming-iming jaminan masuk surganya pasti diterima, karena masyarakatnya sedang frustasi, kelaparan dan bodoh. (halaman 287). Manusia yang bodoh akan gampang diadu domba. Sama seperti masyarakat Indonesia yang sangat mudah tersulut api. Seperti doktrin yang diajarkan kepada beberapa kelompok santri di Indonesia. "Berjhadlah ke medan perang, maka 77 bidadari surga akan menyambutmu". Entah dari mana datangnya ajaran ini, tetapi teror bom hingga kerusuhan pun benar-benar terjadi. inilah bahaya kebodohan, bahaya jika masyarakat jauh dari budaya berpikir kritis.

13. Naluri Senang Menyakiti.
Menurut Sergio dalam novel ini, manusia tidak hanya memiliki nafsu untuk menguasai, tetapi juga nafsu untuk menyakiti orang lain. Al-Hakim seorang penguasa di Yarusalem pernah melakukan hal gila. Tidak ada angin tidak ada hujan, dia memerintahkan pasukannya untuk membakar sebuah gereja. (halaman 289). Ini adalah contoh ekstrim dari sifat alamiah yang dimiliki manusia, yaitu dengki. Secara langsung atau tidak langsung, ketika seseorang mengalami kedengkian, dia pasti senang jika orang lain merasa sakit, atau kembali lagi dia menjadi senang menyakiti orang lain.

14. Laa haula walaa quwwata illa billah.
Tiada daya dan kekuatan selain dari Allah.

15. Guru Tak Terencana
Aku selalu yakin bahwa dalam setiap perjalanan orang yang aku temui adalah guru yang tak terencana. (halaman 307)

16. Bahagia
Membuat orang lain bahagia sekaligus diri kita bahagia sungguh sangat mudah, asalkan kita membuka mata hati kita. (halaman 371).

dari : http://soh1810.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

isikan komentar anda